![]() |
Rakor TPPS Pemerintah Kabupaten Samosir | Foto : Humas |
Ia menyampaikan, prevalensi stunting diharapkan terus menurun dengan bekerjasama.
"Manfaatkan anggota kami di Kecamatan maupun desa, sama-sama bekerja untuk penurunan stunting di wilayah kita masing-masing", kata Pabung.
Hal serupa disampaikan Kasat Binmas Polres Samosir, Hasudungan Rajagukguk, bahwa pihak kepolisian mendukung sepenuhnya upaya penurunan stunting.
"Kita berharap tim penurunan stunting terus berbenah dan membuat laporan dalam setiap kendala di lapangan", ucapnya.
Disebutkan, perlu pertanggungjawaban kinerja masing-masing tim dengan laporan kendala di lapangan, sehingga dalam rakor ada solusi penanganan.
Kajari Samosir diwakili Putri Audi Tarigan juga memberikan dukungan, sebagai permasalahan nasional mendukung program Pemerintah Kabupaten Samosir tentang penurunan stunting.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Harta R. Martua Sitanggang
menekankan perlu peningkatan pola asuh dan karakter yang lebih baik dari orang tua dalam penurunan stunting.
Orang tua diharapkan lebih peduli, memanfaatkan segala bantuan pemerintah untuk kesehatan anak, memanfaatkan pekarangan untuk tanaman pangan serta menghindari pemberian mie instan kepada anak.
"Saya mengajak seluruh orang tua untuk aktif dalam posyandu guna memantau kesehatan anak dan perkembangan anak secara rutin", ucap Ny. Harta.
Kepala Dinas P3AP2KB, Friska Situmorang menjelaskan, upaya penurunan stunting akan terus dilakukan bersama seluruh stakeholder dengan penerapan delapan aksi konvergensi pencegahan stunting di lapangan dengan benar dan tepat sasaran, sehingga akan mempermudah penurunan stunting.
Dengan penurunan prevalensi stunting 3,9 persen, Friska berharap seluruh tim semakin solid, menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik terlebih menjelang penilaian kinerja TPPS bulan ini. (H Rey S)
NARKOBA DAN OBAT TERLARANG ADALAH RACUN MEMATIKAN.
MARI BERSAMA KITA SELAMATKAN GENERASI BANGSA INI DARI BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN OBAT-OBATAN TERLARANG LAINNYA.