DAIRI - Pasca libur panjang Lebaran 1447 H Tahun 2026, Bupati Dairi melalui Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah, Rabu (25/3/2026) pagi, hasilnya menemukan masih ada ASN belum masuk kerja.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) serta optimalisasi pelayanan publik yang sempat terhenti selama masa libur.
"Secara persentase, kehadiran ASN sudah baik, jikapun ada beberapa orang ASN yang tidak hadir," ungkap Wahyu usai Sidak.
Informasi Lainnya : Tim Sepak Bola SMANSADO Ikut Turnamen JSSL di Singapura
Pun begitu, lanjut Wahyu, berdasarkan informasi yang didapat, alasannya masih dapat ditolerir dan dimaklumi, juga tidak sampai mengganggu pelayanan.
Wakil Bupati bersama rombongan dari Dinas BKPSDM menyambangi beberapa kantor dinas, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas kesehatan, Kesbangpol,Dinas P3AP2KB, Disperindagkop, Puskesmas Batang Beruh dan RSUD.
Kehadiran Wakil Bupati itu pun langsung menjadi perhatian para pegawai yang baru kembali beraktivitas terutama saat kunjungan di RSUD.
Wakil Bupati menyampaikan ada masukan yang diperoleh dari masyarakat sebagai sosial kontrol pemerintah, seperti saat sidak di RSUD.
Kepada masyarakat Wakil Bupati menyampaikan hal tersebut akan menjadi perhatian dan akan segera ditindaklanjuti sehingga pelayanan maksimal.
Informasi Lainnya : Personel Pos Simpang Gotting Berhasil Mediasi Lakalantas di Desa Boho
"Ini bukan sekedar sidak, tapi pengingat bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Disiplin dan tanggung jawab tidak boleh ikut libur," kata Wahyu.
Ia menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah, juga sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama setelah periode libur panjang yang berpotensi menurunkan ritme kerja.
Di akhir kegiatan, Wakil Bupati menegaskan bahwa hasil sidak akan terus dipantau melalui BKPSDM dan akan terus ditindaklanjuti, termasuk pemberian sanksi bagi ASN yang melanggar aturan disiplin. (HMS)
NARKOBA DAN OBAT TERLARANG ADALAH RACUN MEMATIKAN.
MARI BERSAMA KITA SELAMATKAN GENERASI BANGSA INI DARI BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN OBAT-OBATAN TERLARANG LAINNYA.

