SAMOSIR - Personel Pos Pengamanan (Pos Pam) Simpang 3 Tele di Operasi Ketupat Toba 2026 Polres Samosir sigap membantu mobil mogok di jalur perbukitan Tele, Kecamatan Harian, Jumat (20/03/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa tersebut bermula saat personel Operasi Ketupat Toba 2026 menerima informasi dari pengunjung terkait adanya satu unit mobil yang mogok di tengah jalan perbukitan Tele. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Tiba di lokasi, benar petugas mendapati satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi BK 1099 KK yang dikemudikan oleh D. Simanungkalit, warga Kota Medan.
Informasi Lainnya : Bingkisan Lebaran Polres Samosir Jadi Penyemangat Ditengah Ops Ketupat Toba 2026
Saat itu, pengemudi bersama keluarganya hendak meninggalkan Kabupaten Samosir menuju Medan melalui jalur darat perbukitan Tele. Namun, ketika melintasi jalan tanjakan, kendaraan tiba-tiba mati dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Personel Pos Pam kemudian melakukan pengecekan awal terhadap kendaraan, termasuk sistem pengereman, dan memastikan kondisi rem dalam keadaan baik.
Selanjutnya, petugas bersama penumpang bahu-membahu mendorong mobil tersebut untuk memutar arah kembali menuju Pulau Samosir guna mendapatkan perbaikan di bengkel terdekat.
Tidak hanya itu, terlihat personel juga memberikan pengawalan terhadap kendaraan tersebut hingga tiba di Simpang Limbong dan diarahkan ke Bengkel Mobil Maret Limbong.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak bengkel, diketahui bahwa kendaraan mengalami kerusakan pada bagian matahari (kopling) dan kain klos.
Usai memastikan kendaraan mendapat penanganan, personel Pos Pam Simpang 3 Tele kembali melanjutkan tugas pengamanan di pos.
Sementara itu, pengemudi dan penumpang menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan pelayanan cepat yang diberikan oleh petugas.
Dengan kejadian ini, Plt. Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol. Gunawan Situmorang mengimbau kepada para pengunjung dan pengguna jalan agar lebih memperhatikan kondisi sebelum melakukan perjalanan.
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, kami mengimbau kepada pengunjung yang akan memasuki kawasan Kabupaten Samosir agar terlebih dahulu mengecek keadaan kendaraan, kondisi pengemudi, serta mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan selama perjalanan," imbau Brigpol. Gunawan Situmorang.
Informasi Lainnya : Forkompinda Samosir Monitor Pos Ops Ketupat Toba 2026, Arus Lancar, BBM Aman
Tidak hanya itu, Ia juga berpesan agar para pengemudi meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah Samosir yang memiliki banyak jalan berkelok dan masih kurangnya penerangan jalan.
"Kami juga meminta kepada para pengemudi agar lebih berhati-hati saat melintasi kawasan perbukitan Tele, karena banyak jalan berkelok, serta minimnya penerangan jalan" tutup Brigpol. Gunawan Situmorang.
Langkah yang dilakukan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026, untuk memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal bagi para pengguna jalan, termasuk wisatawan yang melintas di kawasan Samosir. (HMS)
NARKOBA DAN OBAT TERLARANG ADALAH RACUN MEMATIKAN.
MARI BERSAMA KITA SELAMATKAN GENERASI BANGSA INI DARI BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN OBAT-OBATAN TERLARANG LAINNYA.

