![]() |
Kegiatan cooling system Polres Samosir yang dipimpin langsung oleh Kapolres, AKBP. Yogie Hardiman, SH, S.I.K, MH. |
"Karena sampai saat ini, sudah ada beberapa laporan yang masuk ke Bawaslu Kabupaten Samosir yang diduga terkait pelanggaran Pilkada serentak tahun 2024 ini," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Samosir, Robinson Simarmata.
Wakil Sekretaris FKUB Kabupaten Samosir, Mukmin Limbong, S. Ag, turut mengapresiasi upaya besar Kapolres Samosir yang mempertemukan seluruh elemen penyelenggara dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Samosir, dengan harapan Pilkada tahun ini dapat berlangsung dengan sehat.
Kegiatan ditutup dengan pernyataan Kapolres Samosir, dimana hingga saat ini tidak ditemukan adanya keributan atau konflik yang terjadi didunia nyata yang diakibatkan suhu politik yang berbanding terbalik di media sosial.
"Oleh sebab itu, saya mengajak semua pihak untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial. Mari kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas, demi terpilihnya pemimpin yang mencintai dan dicintai masyarakat," kata Kapolres.
Kapolres juga menegaskan, bahwa seluruh peserta yang hadir dalam pelaksanaan cooling system itu bertanggungjawab untuk mensukseskan Pilkada serentak 2024.
"Untuk itu, mari saling berbagi informasi agar kita dapat mencegah timbulnya gangguan demi kelancaran penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Samosir yang damai," tutup AKBP. Yogie Hardiman.
Pelaksanaan cooling system berlangsung dalam suasana aman kondusif yang diakhiri dengan foto bersama dan makan siang bersama.
Kepada media, Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol. Vandu P. Marpaung menyampaikan, kegiatan cooling system Ini dipimpin oleh Kapolres Samosir itu, bertujuan untuk menciptakan Pilkada yang damai 2024, khususnya di Kabupaten Samosir.
Informasi Lainnya :
Jelang HUT Lalulintas Polri Ke-69, Satlantas Polres Samosir Laksanakan Ajangsana Selama 6 Hari Kerja
"Tentu dengan dukungan dari pengurus partai politik, Forkopimda, Forkopimca, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat Kabupaten Samosir dari Desa, Kecamatan dan Kabupaten," kata Brigpol. Vandu P. Marpaung. (H. Ari)
NARKOBA DAN OBAT TERLARANG ADALAH RACUN MEMATIKAN.
MARI BERSAMA KITA SELAMATKAN GENERASI BANGSA INI DARI BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN OBAT-OBATAN TERLARANG LAINNYA.